Menimbang Pentingnya Wealth Management dalam Mengelola Aset Kekayaan

KOMPAS.com – Pendeta Buddha, penulis, penyair, dan filsuf asal Jepang, Dogen Zenji berkata, seseorang harus sangat menyadari ketidakkekalan dunia.

Dari petuah tersebut, siapa saja perlu menyadari bahwa apa pun yang dimiliki saat ini bisa saja lenyap karena berbagai faktor di luar kendali manusia. Hal ini termasuk uang dan kekayaan yang telah diupayakan dengan usaha dan kerja keras. Oleh karena itu, pengelolaan yang baik dibutuhkan.

Pengelolaan keuangan dan kekayaan pada dasarnya tak hanya ditujukan untuk melindungi aset, tapi juga mengembangkan nilainya. Dengan begitu, tujuan keuangan di masa mendatang diharapkan bisa terwujud. Rumusan ini pun telah diamini banyak orang kaya dan pakar keuangan.

Dilansir dari Forbes, Kamis (17/6/2021), anggota Dewan Keuangan Forbes Mark Steffe mengatakan, salah satu kebiasaan orang kaya dalam memelihara kekayaannya adalah konsisten menyimpan dan merencanakan aset. Kedua cara ini merupakan bentuk pengelolaan aset yang tepat.

Meski sangat disarankan, praktik pengelolaan keuangan kerap menemui kendala karena tidak semudah teorinya. Di sinilah, kehadiran wealth management atau pengelolaan kekayaan dibutuhkan.

Guru besar Ilmu Ekonomi Universitas Gajah Mada, Eduardus Tandelilin, dalam bukunya Portofolio dan Investasi Teori dan Aplikasi (2010), menjelaskan bahwa wealth management adalah layanan pengelolaan kekayaan secara luas dan komprehensif. Layanan ini meliputi, manajemen dan strategi investasi, manajemen aset, manajemen portofolio, konsultasi pajak, dan asuransi.

Di Indonesia, pelibatan wealth management dalam pengelolaan kekayaan pribadi atau keluarga tengah menjadi tren. Setidaknya, ada empat keuntungan melibatkan wealth management dalam pengelolaan keuangan. Berikut Kompas.com rangkumkan dari berbagai sumber.

1. Penyelamat saat kondisi darurat

Manajemen kekayaan menjadi semakin relevan untuk diandalkan, mengingat kondisi sekarang yang penuh ketidakpastian. Contohnya, pandemi Covid-19. Tak sedikit orang mengalami kerugian finansial di masa ini, baik akibat biaya pengobatan maupun kehilangan tulang punggung keluarga.

Pada dasarnya, wealth management bekerja dengan melibatkan relationship manager atau penasihat kekayaan profesional. Tugas mereka membuat strategi keuangan dan menciptakan diversifikasi portofolio pada investasi.

Dengan memiliki gambaran lengkap mengenai kondisi keuangan, seseorang diharapkan bisa terhindar dari dampak ekonomi yang tidak terduga, baik akibat pandemi maupun situasi lain. Contohnya, ketika terjadi pergolakan politik, kerusuhan sosial, atau bencana alam.

Bahkan, saat nasabah mengalami perceraian atau meninggal di kemudian hari, pembagian warisan telah diatur sedemikian rupa oleh relationship manager. Dengan begitu, konflik antar-anggota keluarga dapat terhindarkan.

2. Meminimalkan pajak

Orang kaya identik dengan pajak yang tinggi. Pungutan ini tak jarang memberatkan bagi mereka karena bisa mengganggu pelestarian kekayaan.

Di sisi lain, pendekatan manajemen kekayaan yang efektif tidak hanya mampu meningkatkan nilai investasi, tetapi juga berfokus pada penyusunan struktur penanaman modal, termasuk pengelolaan dan pengurangan pungutan pajak.

Meski begitu, bukan berarti orang kaya terbebas dari pajak sepenuhnya. Pengurangan pungutan terjadi karena mereka meminjamkan aset untuk membantu membayar pengeluaran emiten investasi.

3. Mengoptimalkan waktu

Manajemen investasi kerap menjadi kegiatan yang sangat memakan waktu. Pasalnya, selain menanam modal, investor juga wajib memahami tren pasar, membaca laporan keuangan, dan menganalisis data ekonomi.

Sementara, tak semua investor punya waktu untuk hal-hal tersebut sehingga kehadiran manajer investasi (MI) dibutuhkan. Seperti disebutkan sebelumnya, wealth management juga bertugas mengatur investasi nasabahnya.

MI yang disediakan dalam layanan itu akan menyesuaikan dan menyeimbangkan kembali portofolio mengikuti iklim investasi. Dengan begitu, nasabah dapat mengoptimalkan waktu untuk melakukan aktivitas lainnya.

4. Semakin fasih dalam hal keuangan

Di tengah tren investasi dan peningkatan literasi keuangan, banyak istilah dan produk finansial bermunculan. Sebut saja, aset kripto, perdagangan algoritmik, aset digital tokenized.

Kehadiran manajer kekayaan akan mengenalkan dan membantu nasabah memahami seluk-beluk instrumen keuangan.

Layanan wealth management umumnya ditemukan pada industri perbankan. Contohnya, Bank BTPN lewat Sinaya Prioritas. Layanan yang telah ada sejak 2020 ini ditujukan untuk nasabah prima segmen affluent dengan total portofolio di atas Rp 500 juta.

Dok. Jenius Sinaya Prioritas.

Sinaya Prioritas awalnya hanya tersedia dalam layanan offline. Namun, wealth support system tersebut kini hadir secara online di aplikasi Jenius. Pengintegrasian ini membuat nasabah semakin mudah dalam mengelola kekayaannya.

Ada sejumlah keuntungan yang bakal didapat ketika menjadi nasabah Sinaya Prioritas. Pertama, akses prioritas dan privilese. Menabung, berinvestasi, bertransaksi, dan memantau Total Wealth sesuai preferensi dapat dilakukan melalui aplikasi Jenius.

Selain itu, nasabah Sinaya Prioritas juga berkesempatan menerima benefit lain, seperti Welcome Gift dan Birthday Appreciation Gift. Ada pula berbagai program keuntungan spesial lain yang bisa diakses lewat aplikasi Sinaya Gift.

Kedua, mendapat penasihat kekayaan yang berdedikasi. Artinya, pengguna bisa menghubungi relationship manager secara personal ketika membutuhkan informasi terkait layanan, termasuk informasi penawaran spesial.

Ketiga, memperoleh akses khusus dan pendampingan relationship manager ketika datang ke kantor cabang Sinaya. Dengan begitu, transaksi dapat dilakukan secara cepat dan nyaman. Bahkan, pengguna diperbolehkan menggunakan ruang meeting dan safe deposit box selama ketersediaan masih ada.

Bukan itu saja, Bank BTPN juga memberikan privilese lain bagi nasabah Sinaya Prioritas. Sebut saja, gratis 50 kali tarik tunai rupiah di anjungan tunai mandiri (ATM) dalam negeri ataupun luar negeri berlaku untuk penarikan dalam akun mata uang rupiah.

Kesempatan dengan nominal serupa juga berlaku untuk transfer antarbank, baik melalui ATM dalam negeri maupun aplikasi Jenius. Pengguna bisa melihat kuota bonus bulanan yang didapatkan pada menu Awards langsung lewat aplikasi.

Dengan melihat manfaat dan keuntungan tersebut, tak ada salahnya mempertimbangkan Sinaya Prioritas sebagai solusi pengelolaan kekayaan Anda.

Bagi pengguna Jenius yang memiliki saldo di atas Rp 500 juta dan ingin menjadi nasabah Sinaya Prioritas, temukanlah penawaran untuk upgrade melalui aplikasi Jenius.

Anda juga bisa memilih untuk upgrade dengan menghubungi relationship manager atau datang langsung ke cabang Bank BTPN Sinaya.

Informasi selengkapnya terkait Sinaya Prioritas dapat diakses melalui laman ini

https://money.kompas.com/read/2022/06/14/120300326/menimbang-pentingnya-wealth-management-dalam-mengelola-aset-kekayaan

Previous post Stock investors start to bet the Fed will tip the economy into a recession
Next post Tech workers leave Russia but war follows them